021-80880882

Deskripsi Program Studi

Program Studi Gizi Universitas Binawan merupakan pendidikan Gizi pada jenjang S1 dengan akreditasi B berdasarkan keputusan BAN-PT pada sertifikat akreditasi No. 051/SK/BAN-PT/Ak-XV/S/II/2013 yang dapat dilihat disini.

Program Studi S1 Gizi Universitas Binawan menyelenggarakan pendidikan tingkat Sarjana yang mampu berkarya dengan mengembangkan berbagai strategi pembelajaran yakni Discussion, Demonstration, Self-Directed Learning, Project Based Learning, dan Laboratorium Based Learning sehingga menghasilkan lulusan Sarjana Gizi profesional yang berstandar nasional dan berdaya saing internasonal.


Jenis Program

Program Studi S1 Gizi Universitas Binawan menyelenggarakan program pendidikan jenjang S1 Reguler dengan kualifikasi calon mahasiswa berasal dari lulusan SMA/SMK/MA, masa studi ditempuh dalam 8 semester (beban 146 SKS). Program Alih Jenjang dengan kulaifikasi calon mahasiswa dari lulusan D3 Gizi, masa studi ditempuh dalam 4 semester (beban 66 SKS). Lulusan akan mendapatkan gelar akademik Sarjana Gizi “Level 6” KKNI (S.Gz). Kompetensi yang akan dicapai oleh Program Studi Gizi Universitas Binawan meliputi Gizi Masyarakat, Dietetik dan Entrepreneurship.


Profil Lulusan

Program Studi S1 Gizi Universitas Binawan mampu menghasilkan lulusan berstandar nasional dan berdaya saing internasional dengan didukung dengan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). Adapun profil lulusan S1 Gizi Universitas Binawan, antara lain :

  1. Pelaksanaan Pemberian Asuhan Gizi Masyarakat (Edukator, Konselor dan Penyuluh), Dietetik dan Olahraga/Kebugaran yang dapat bekerja di berbagai Instansi Pemerintah (Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Puskesmas) dan Olahraga (Fitness Centre).
  2. Penerap Penelitian di Bidang Gizi, Kesehatan dan Pangan seperti lembaga penelitian, surveyor pada kegiatan Nusantara Sehat Kementerian Kesehatan RI, Riset Kesehatan Nasional, dan lainnya.
  3. Entrepreneurship seperti penyelenggaraan makanan institusi, catering, dan sejenisnya.

Visi

Pada tahun 2025 menjadi Program Studi Gizi yang profesional dan unggul berstandar nasional dan berdaya saing internasional.


Misi

  1. Menyelenggarakan program pendidikan Strata 1 Gizi serta mengembangkan dan meningkatkan mutu sumber daya manusia dalam bidang gizi.
  2. Mengimplementasikan gizi dalam bidang gizi masyarakat dan dietetik enerpreneurship serta pemberdayaan masyarakat.
  3. Menjalankan kegiatan pendidikan gizi sesuai dengan prinsip penjaminan mutu untuk memenuhi standar nasional dan berdaya saing internasional.
  4. Mengembangkan penelitian serta pengabdian masyarakat bidang Gizi dan Kesehatan yang sesuai dengan keilmuan, inovasi, berhasil guna dan berdaya guna.
  5. Menyelenggarakan dan mengembangkan pengabdian bidang Gizi dan Kesehatan terutama bidan gizi masyarakat dan dietetik.
  6. Menjalin kemitraan dalam bidang gizi dengan stakeholders dalam dan luar negeri.

Jadwal Pendaftaran

Dapat dilihat di situs Penerimaan Universitas Binawan di tautan http://pmb.binawan-ihs.ac.id


Kontak

Fakultas Kesehatan
Universitas Binawan Jakarta

(021) 80880882
http://192.168.0.4/bin_ci/academic/bachelor/nutrition

Parameter Capaian Pembelajaran

  1. Unsur Sikap
    • Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu emnunjukan sikap religius.
    • Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika.
    • Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila.
    • Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggung jawab pada negara dan bangsa.
    • Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinil orang lain.
    • Bekerjasama dan memiliki kepekaa sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
    • Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
    • Menginternilasisasi nilai, norma, dan etika akademik.
    • Menunjukan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri.
    • Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
    • Bertanggung gugat terhadap praktek profesional meliputi kemempuan menerima tanggung gugat terhadap keputusan dan tindakan profesional sesuai dengan lingkup praktek di bawah tanggung jawabnya, dan hukum/peraturan perundangan.

  2. Unsur Keterampilan Umum
    • Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis,sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.
    • Mampu menunjukan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur.
    • Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan erika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni.
    • Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi.
    • Mamou mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalh di bidang keahliannya berdasarkan hasil analisis informasi dan data.
    • Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega sejawat abik dalam maupun di luar lembaganya..
    • Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya.
    • Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri.
    • Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiat.

  3. Unsur Keterampilan Khusus
    • Mampu berfikir luas (meta-kognitif) dengan landasan ilmiah.
    • Mampu melakukan pengkajian gizi dan komunikasi efektif dalam pelayanan konseling, edukasi gizi, dan dietetik untuk menanganni masalah gizi individu, keluarga, kelompok dan masyarakat sesuai hasil kajiannya serta mempertimbangkan imlikasinya.
    • Mampu mengaplikasikan iptek gizi dalam pemecahan masalah gizi perorangan, kelompok dan masyarakat melalui penilaian status gizi.
    • Mampu mengidentifikasi karakteristik bahan makanan, menghitung dan menginterprestasikan komposisi zat gizi dalam makanan, membuat, memformulasikan dan menyajikan olahan makanan sesuai dengan daur hidup manusia untuk klien dengan keadaan normal dan khusus, serta mampu memodifikasi resep untuk kebutuhan individu maupun kelompok.
    • Mampu emnentukan diet untuk kondisi kesehatan tertentu, mengkaji status gizi, menentukan kebutuhan gizi semua kelompok umur, menterjemahkan kebutuhan gizi pada pilihan makanan dan emnu, mengukur menghitung mengintepretasikan data komposisi tubuh serta menghitung formulasi gizi enteral maupun parenteral.
    • Mampu mengambil keputusan dengan memformulasikan pemecahan masalah gizi perorangan, kelompok dan masyarakat emlalui penilaia status gizi.
    • Mampu menjelaskan anatomi dan fisiologi sistem tubuh manusia serta mengidentifikasi secara kualitatid dan kuantitatif serta mengevaluasi metabolisme zat gizi makro dan mikro.
    • Mampu bekerjasama dalam tim dan bertanggung jawab atas hasil kerja mandiri atau kelompok dan memiliki sikap kritis, empati pada klien dan tim kerja pada tingkat internal serta eksternal organisasi.
    • Mampu megelola pendidikan gizi dengan menggunakan media dan metode sesuai karakteristik sasaran.
    • Mampu mengelola penyelenggaraan makanan oada institusi dengan menerapkan konsep-konsep manajemen.
    • Mampu melakukan penelitian di bidang gizi dan mendiseminasikan kajian penelaahan masalah gizi yang akurat dalam bentuk laporan penelitian.
    • Mampu menggunakan bahasa inggris dalam komunikasi verbal dan tertulis.

  4. Unsur Pengetahuan Umum
    • Menguasai konsep teoritis, prinsip ilmu gizi, pangan gizi, kuliner, analisa zat gizi dalam menunjang pelayanan gizi dan kesehatan dengan memanfaatkan IPTEK secara tepat.
    • Memahami konsep teoritis emndalam kelompok bidang pengetahuan ilmu-ilmu bilogi dan fisik/biomedik meliputi pengantar biologi manusia, kimia dasar (anorganik), kimia organik, fisika, anatomi, fisiologi, dan patofisiologi penyakit.
    • Memahami konsep teoritis mendalam kelompok bidang pengetahuan gizi manusia, meliputi pengantar biokimia, metabolisme energi dan zat gizi makro, dasar-dasar ilmu gizi, gizi dalam daur kehidupan.
    • Memahami konsep teoritis mendalam kelompok bidang pengetahuan humaniora meliputi pancasila, kewarganegaraan, agam, filsafat ilmu pengetahuan, dan bioetika.
    • Menguasai konsep teoritis dalam bidang ilmu sosial dan perilaku, berbagai srategi komunikasi dalam pendidikan, pelatihand an konseling gizi, serta mampu menguasi konsep teoritis pengembangan metode dan media edukasi dan pelatihan gizi.
    • Mampu emmahami konsep teoritis dietetik secara mendalam untuk dapat memformulasikan pemecahan masalah gizi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat melalui penilaian status gizi sesuai asuhan gizi terstandar.
    • Menguasai konsep teoritis ilmu kesehatan masyarakat dalam upaya pelayanan gizi promotif, preventi, kuratif dan rehabilitatif, advokasi gizi, perencanaan, monitoring dan evaluasi pelayanan gizi, pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan asuhan gizi yang sistematis serta dokumentasi pelayanaan gizi di masyarakat.
    • Mampu memahami konsep teon manajemen dalam meberikan penyelenggaraan makanan, perencanaan dan pengembangan produk dan bisnis, menyusun program gizi pada keluarga, kelompok dan masyarakat dengan berbasis data dan informasi yang akurat.
    • Menguasai konsep teoritis (perencanaan, pelaksanaan dan penyusunan) karya ilmiah maupun penelitian, serta memiliki kemampuan berfikir metakognitif) dengan landasan ilmiah dalam pengembangan riset dan keilmuan di bidang gizi.