021-80880882

Deskripsi Program Studi

Program Studi Fisioterapi Universitas Binawan merupakan pendidikan Fisioterapi pada jenjang D4 dengan akreditasi B berdasarkan keputusan LAM-PTKes pada sertifikat akreditasi No. 0984/LAM-PTKes/Akr/Dip/XI/2016 yang dapat dilihat disini.

Program Studi D4 Fisioterapi Universitas Binawan didesain menghasilkan fisioterapis dengan kualifikasi level 6 Kerangka Kualifikasi Nasional (KKNI) yang mampu bekerja secara profesional sesuai tuntutan profesi dan kebutuhan masyarakat dan pengguna di dalam dan luar negeri dalam rangka era globalisasi (AFTA 2015). Memberikan kesempatan mendalami komplementer terapi atau keahlian dengan memberikan kesempatan mengambil sertifikat kompetensi seperti: akupunktur, dry needing, akupressure, sertifikat keahlian seperti: kognitif stimulasi, brain restorasi, terapi dengan bahan alami (nutricuitical/naturocuitical) termasuk aromaterapi, dan sebagainya.


Visi

Menjadi Pusat Pendidikan Tinggi Unggulan Profesi Fisioterapi yang mampu melakukan inovasi untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan dapat bersaing dalam era globalisasi pada tahun 2020.


Misi

  1. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan fisioterapi sesuai dengan perkembangan keilmuan dan tuntutan kebutuhan masyarakat.
  2. Menyelenggarakan penelitian yang menghasilkan inovasi dan penerapan teknologi fisioerapi tepat guna yang di butuhkan oleh masyarakat.
  3. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat dengan memberikan pelayanan , penyuluhan dan pelatihan teknologi terapan di bidang fisioterapi.
  4. Menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dan atau lembaga lain untuk percepatan perwujudan visi program studi.

Jadwal Pendaftaran

Dapat dilihat di situs Penerimaan Universitas Binawan di tautan http://pmb.binawan-ihs.ac.id


Kontak

Fakultas Kesehatan
Universitas Binawan Jakarta

(021) 80880882
http://192.168.0.4/bin_ci/academic/diploma/physiotherapy

Parameter Capaian Pembelajaran

  1. Unsur Sikap

    Sesuai SNP Permendikbud Nomor 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan ditambah kekhususan Program Studi D4 Fisioterapi Universitas Binawan.

    • Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjuk kan sikap religius
    • Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan etika
    • Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara dan peradaban berdasarkan Pancasila
    • Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa
    • Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain
    • Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan
    • Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara
    • Menginternalisasi nilai, norma dan etika akademik
    • Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri
    • Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan dan kewirausahaan
    • Bertanggung gugat terhadap praktik profesional meliputi kemampuan menerima tanggung gugat terhadap keputusan dan tindakan profesional sesuai dengan lingkup praktik di bawah tanggungjawabnya dan hukum/peraturan perundangan
    • Melaksanakan praktik Fisioterapi dengan prinsip etis dan peka budaya sesuai dengan Kode Etik Fisioterapi Indonesia
    • Memiliki sikap menghormati hak privasi, nilai budaya yang dianut dan martabat klien/ pasien
    • Memiliki sikap menghormati hak klien/ pasien untuk memilih dan menentukan sendiri pelayanan Fisioterapi dan kesehatan yang diberikan, serta bertanggung jawab menjaga kerahasiaan dan keamanan informasi yang diperoleh sesuai dengan lingkup tanggung jawabnya dan bersikap terbuka demi kepentingan hukum

  2. Unsur Keterampilan Umum

    Sesuai SNP Permendibud Nomor 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan kekhususan Program Studi Fisioterapi Universitas Binawan.

    • Mampu menerapkan pemikian logis, kritis, inovatif, bermutu dan terukur dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan
    • Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur
    • Mampu mengkaji kasus penerapan ilmupengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya dalam rangka menghasilkan model intervensi/ prototype alat bantu, prosedur baku, menyusun hasil kajiannya dalam bentuk kertas kerja, spesifikasi pekerjaan keahliannya dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi
    • Mampu menyusun hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk kertas kerja, spesifikasi model intervensi/ prototype alat bantu mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi
    • Mampu mengambil keputusan secara tepat berdasarkan prosedur baku, spesifikasi model intervensi/ prototype alat bantu, persyaratan keselamatan dan keamanan kerja dalam melakukan supervisi dan evaluasi pada pekerjaannya
    • Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja sama dan hasil kerja sama didalam maupun di luar lembaganyabaik di dalam negeri dan luar negeri
    • Mampu bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya
    • Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri
    • Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi

  3. Unsur Ketrampilan Khusus

    Mengacu SNP Permendibud Nomor 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi dimana ketrampilan khusus ditetapkan oleh Prodi sejenis yang rumusan CP keterampilan khusus sesuai dengan Naskah Akademik IFI tahun 2012 dan ditambah kekhususan Prodi Fisioterapi Universitas Binawan.

    • Mampu bekerja dalam pelayanan kesehatan sebagai fisioterapis profesional dengan melakukan asesmen, diagnosis, rencana intervensi, pelaksanaan intervensi fisioterapi dan evaluasi pada gangguan/problem gerak manusia dan fungsi
    • Mampu memecahkan masalah gerak manusia dan fungsi melalui analisis masalah gerak manusia dan fungsi secara sistematik dan mampu memodifikasi serta mampu beradaptasi dengan keadaan, kondisi pasien/klien , keluarga dan masyarakat lingkungannya
    • Mampu melakukan identifikasi faktor risiko yang dapat menganggu aktivitas fungsi gerak dan merancang alternatif pencegahannya
    • Mampumelakukanintervensi secara natural/alami baik secara konvensional dan alternatif komplementer dalam mendukung upaya pelayanan kesehatan pada umumnya dan dalam upaya kesehatan tradisional bidang ketrampilan dan komplementer dalam mengatasi gangguan/problem gerak manusia dan fungsi
    • Mampu melakukan memecahkan masalah gerak manusia dan fungsinya secara sistimatis yang berasal dari sistem kardiovaskuler, neuromuskuler, muskuloskeletal dan atau campuran termasuk sistem intugumen pada sepanjang siklus/daur kehidupan manusia mulai dari anak, remaja, dewasa dan lansia termasuk pada kesehatan wanita dan kehamilan
    • Mampu melakukan memecahkan masalah gerak manusia dan fungsinya secara sistimatis yang terkait dengan kesehatan olah raga dan kesehatan kerja dan produktifitas termasuk menyiapkan alat bantu, alat penguat dan alat anggota tubuh tiruan (ortotik prostetik)
    • Mampu melakukan penelitian sederhana dalam menerapkan intervensi dan studi kasus yang diperlukan dalam praktek fisioterapi atau mengembangkan model pelayanan fisioterapi tepat guna sehingga menghasilkan laporan atau kertas kerja berdasarkan kaidah pengembangan model dan prosedur dan mampu membuat publikasi dalam jurnal ilmiah yang ber ISSN yang belum terakrditasi maupun sudah terakreditasi sehingga dapat diakses oleh masyrakat akademik
    • Mampu melakukan penyuluhan dan promosi kesehatan (komunikasi edukasi kesehatan) yang berkenaan dengan gerak manusia dan fungsinya dengan menggunakan teknologi yang tepat guna
    • Mampu bertanggungjawab atas hasil kerja mandiri atau kelompok dan memiliki sikap kritis, empati dan etis (soft skill) pada klien/ pasein dan keluarganya
    • Mampu mengambil keputusanberdasarkan analisis informasi dan data dalam pelayanan fisioterapi dalam mengatasi gangguan/ problem gerak manusia dan fungsinya dalam melakukan supervisi dan evaluasi pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya
    • Mampu mengikuti perkembangan profesi fisioterapi baik di dalam dan luar negeri atau melakukan pembelajaran berkelanjutan (Continue Professinal Development)
    • Mampu mengikuti danmemeliharajaringingankerjadenganpembimbing, kolega, sejawat di dalamorganisasi/ unit kerjanyamaupunkomunitaskerjadalam rangkja mempertahankan kualitas praktek profesional fisioterapi sesuai standar praktek profesi fisioterapi dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi fisioterapi yang berkembang di dalam dan di luar negeri

  4. Penguasaan Pengetahuan
    • Mempunyai pengetahuan tentang konsep dasar, prinsip dan teori yang berkaitan dengan kesehatan manusia secara umum dan secara khusus yang berkaitan dengan gerak manusia dan teknologi intervensi fisioterapi secara mendalam untuk mampu memformulasikan penyelesaian masalah prosedural
    • Mempunyai pengetahuan konsep teoritis tentang sistim rujukan pelayanan kesehatan pada umumnya dan khususnya berkaitan dengan fungsi gerak manusia secara mendalam serta mampu meformulasikan usulan prioritas penyelesaian masalah kesehatan
    • Mempunyai pengetahuan tentang konsep, prinsip dan menguasai nilai-nilai kemanusiaan (humanity values) dan teknik komunikasi teraputik serta penyuluhan kesehatan sebagai bagian dari upaya pencegahanpenyakit pada level primer, sekunder dan tertier untuk mencegah terjadinya keterbatasan fungsi, disibilitas/ kecacatan akibat gangguan gerak manusia
    • Mempunyai tentangkonsepdasar, prinsip dan teori yang berkaitandenganteknologi biofisika secara umum dan secara khusus yang berkaitan dengan teknologi biomeknik manusia secara mendalam untuk mampu memformulasikan penyelesaian masalah prosedural terkait denganspesifikasi model intervensi/ prototype alat bantu, persyaratan keselamatan dan keamanan kerja