Tentang K3

toris

Sambutan Ketua Prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Assalamu'alaikum Warohmatullah Wabarokatuh

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, atas rahmat dan karunianya sehingga diberikan kesehatan, amin ya robbal alamin.

Selamat Datang di Program Studi D.IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja STIKes Binawan. Kesadaran masyarakat global mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja dewasa ini terus meningkat, karena semakin banyak kasus kecelakaan dan penyakit akibat kerja di temukan di kalangan pekerja. Untuk Indonesia angka kecelakaan kerja di sektor industri pada tahun 2005, angka kecelakaan kerja di sektor industri di Indonesia tercatat sebanyak 96.081 kasus bila dibandingkan dengan Negara Jepang sebanyak 1:50 kasus. Tercatat pada tahun 2005, karena penyakit akibat kerja, rata-rata setiap pekerja kehilangan kurang lebih 12 hari kerja pertahun. Diperkirakan, nilai kerugian karena kecelakaan dan kesehatan kerja tersebut adalah sebesar Rp. 3,54 triliun untuk setiap tahun. Menurut ILO, daya saing suatu negara (Competitive Influence) berkaitan dengan angka kecelakaan kerja, semakin tinggi angka kecelakaan kerja semakin rendah daya saing yang dimiliki. Pada saat ini, nilai daya saing tertinggi adalah 6, yang dipegang oleh negara Finlandia, karena angka kecelakaan kerja fatal yang terjadi di negara tersebut kurang dari 1 orang per 100.000 pekerja. Sedangkan Indonesia, dengan angka kecelakaan kerja fatal yang sangat tinggi, yakni sebanyak 19 kematian per 100.000 pekerja, atau sebanyak 63 orang pekerja meninggal setiap harinya, hal ini menempatkan Indonesia berada pada urutan ke-2 dari bawah.

Dalam satu dekade terakhir ini pemerintah telah mencanangkan upaya untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja (K-3) di seluruh Indonesia, yakni dalam rangka menekan angka kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Untuk itu pemerintah telah melaksanakan berbagai program K-3 seperti penerapan Sistem Manajemen K-3 (SMK-3), program Pencegahan dan Penanggulangan K-3 (P2K-3) serta sertifikasi dan audit SMK-3. Hanya saja karena jumlah industri yang besar, diperkirakan sekitar 250.000 industri, serta jumlah tenaga kerja yang banyak, yakni diatas 126.000.000 orang.

Ilmu Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K-3) menurut James Van Co, dalam bukunya Safety Engineering (1995) bersifat spesifik dan multidisipliner, yang dibangun dari integrasi pelbagai rumpun ilmu seperti kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, teknik industri, engenering, keperawatan, dan lain sebagainya.

Program Studi D.IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja STIKes Binawan telah berdiri sejak 10 tahun yang lalu dan terus berusaha meningkatkan kualitasnya baik dalam pendidikan ilmu K3 maupun penelitian dan pengabdian masyarakat. Kualitas dan reputasi program studi D.IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja secara nasional telah mendapatkan pengakuan melalui Sertifikat Akreditasi BAN PT No. 004/BAN-PT/Ak-VIII/Dpl-IV/VIII/2011, dimana program studi mendapat Akreditasi dengan Nilai “B”.

Saat ini proses belajar mengajar dilaksanakan berdasarkan kurikulum 2013 yang mengacu pada Kurikulum Berbasis Kompetensi sesuai dengan standar Pendidikan Tinggi di Indonesia yang diharapkan dapat meningkatkan baik hard skill maupun soft skill mahasiswa. Kurikulum ini telah dirancang untuk memenuhi standar kompetensi yang sesuai dengan Perpres no. 8 tahun 2012 tentang kerangka kualifikasi nasional Indonesia (KKNI).

Dengan total beban 147 SKS untuk program D.IV, fokus dari pendidikan Sarjana Terapan K3 adalah dihasilkannya tenaga professional di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang memiliki kompetensi akademik dan kemampuan profesional, mampu berkarya mandiri serta bersaing secara global. Para tenaga pengajar dalam program studi berpendidikan S2 dan S3 dengan pengalaman profesional dibidangnya.

Website ini memberikan berbagai informasi mengenai program studi D.IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja STIKes Binawan, mulai sistem kurikulum, deskripsi mata kuliah, tenaga pendidik, maupun kegiatan-kegiatan terbaru dari program studi. Semoga informasi yang tersedia dapat berguna untuk mengenal dan memberi gambaran mengenai program studi, khususnya untuk mahasiswa maupun calon mahasiswa. Selamat menggali informasi, dan selamat berkarya!

Wassalam,

Dr. Muhamad Toris, Z, MPH, Cer McH, SpKL

 

Visi

Pusat akademik dengan disiplin ilmu Kesehatan dan Keselamatan Kerja, yang menghasilkan lulusan berkualitas Nasional dan Internasional, yang relevan di tahun 2025 ”

Misi

  1. Menyelenggarakan aktivitas Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  2. Menghasilkan tenaga professional Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang menguasai iptek dibidangnya juga dibekali pengetahuan, penghayatan, pengamalan pancasila dan UUD 45.
  3. Menyebarluaskan hasil kajian penelitian yang bersifat inovasi dalam rangka membantu pemerintah dan masyarakat khususnya dibidang K3.
  4. Mengembangkan ilmu K3 sesuai dengan perkembangan dinamika ilmu pengetahuan dan teknologi
  5. Membantu alumnus Sarjana Terapan K3 memperoleh pekerjaan sesuai dengan bidangnya melalui jejaring komunitas K3.
  6. Melaksanakan koordinasi dengan organisasi profesi yang tanggap dan mampu berkontribusi dalam permasalahan dan perkembangan K3 untuk membantu sektor industri dan meningkatkan posisi level upaya K3 Indonesia dari posisi nomor dua terburuk di dunia (competitive influence).

Nilai Budaya

Program Studi D.IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja STIKes Binawan mengembangkan nilai budaya yang di implementasikan dalam 5 (lima) karakater pokok :

  1. Terbuka dan demokratis
  2. Proaktif
  3. Mandiri
  4. Responsif terhadap perubahan
  5. Keseimbangan IPTEK dan IMTAQ
Sunday the 22nd. STIKes BINAWAN 2012
Copyright 2012

©

BigCommerce Review